Bai Yuer mengerutkan kening. Napasnya terasa dangkal. Batu Es Murni di dalam tubuhnya berdenyut lemah, tidak kacau, tapi juga tidak stabil seperti biasanya.“Aku bilang, aku baik-baik saja,” katanya, tapi suaranya tidak sekeras niatnya.Ling Xuan tidak membantah. Ia hanya memperhatikan wajahnya lebih dekat kali ini.Pucat tipis. Napas yang tidak rata. Dan yang paling membuatnya tidak tenang, qi Bai Yuer terasa… tidak seimbang. Seolah alirannya tersendat, seperti sungai yang tenang tapi kehilangan arus.“Apanya yang baik-baik saja. Wajahmu pucat sekali,” ucap Ling Xuan pelan.Ia menggeser satu tangan ke bawah, menopang punggung Bai Yuer agar ia bisa duduk lebih nyaman.Gadis itu menggigit bibirnya, menahan rasa kesal yang bercampur dengan pusing.“Aku tidak minta—”Kalimatnya terputus ketika dunia kembali berputar sedikit. Namun sebelum rasa itu sempat memburuk, sesuatu yang hangat menyentuhnya.Dalam dekapan tubuh Ling Xuan, Batu Api Langit di dalam bereaksi lebih dulu. Api itu tidak
Last Updated : 2026-02-06 Read more