BAB 94Evanka Collins masih berada di dalam kamar suram, tempat di mana manusia dijinakkan seperti binatang buas.“Aron Loghan…” bisiknya parau, suaranya hampir hilang, “Kau penipu. Kau penjahat. Kau monster…!”Pria berkuasanya itu dapat melakukan apapun. Tega memberikan hukuman keji pada wanita. Evanka tidak boleh kalah, belum mau menyerah.Evanka mulai mempelajari situasi. Di tempat terkutuk itu dia harus tenang utuk menghindari suntikan.Evanka harus tetap waras, dia harus bisa kabur keluar!******Angin malam meniup lembut tirai linen yang menggantung di jendela kamar utama vila. Kamar itu menghadap langsung ke laut. Tak ada suara selain debur ombak, dan detak jantung dua manusia yang tengah saling bersandar, tanpa kata, hanya pelukan.Eva tertidur sebentar di pelukan Aron setelah mereka bercinta. Tidak kasar, tidak tergesa. Penuh penyerahan. Penuh rasa ingin berbagi dan memiliki.Ketika kelopak mata Eva kembali terbuka karena rasa haus, ternyata Aron masih terjaga. Pria itu duduk
Last Updated : 2025-12-23 Read more