BAB 164 HUJAN MUSIM SEMISebuah mobil klasik Bentley hitam melaju pelan di jalanan pedesaan Yorkshire. Dari kaca jendelanya yang jernih, hamparan hijau musim semi nampak membentang, dihiasi bunga liar berwarna kuning dan ungu. Burung-burung gereja berterbangan rendah, sementara domba-domba terlihat di ladang, tenang menikmati sore.Eva bersandar di kursi penumpang, jemarinya menggenggam tangan Aron di atas pangkuannya. Senyumnya lembut, matanya berbinar.“Rasanya seperti mimpi,” bisiknya, menoleh pada suaminya.Aron menoleh sekilas sambil menginjak rem perlahan, memastikan jalan sempit itu aman. “Kalau ini mimpi, semoga kita berdua tidak pernah bangun, Eva.” Suaranya berat, penuh ketulusan yang membuat hati Eva semakin bergetar.Sekitar dua puluh menit kemudian, Aron memarkir mobil di tepi jalan desa di dekat patung air mancur menuju pemakaman. Dari sana ada jalanan kecil dari batu paving menanjak ke perbukitan rendah. Jalannya diapit pagar kayu dan bunga liar. Aron keluar lebih dul
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-04 อ่านเพิ่มเติม