BAB 119 AKHIRNYA KETAHUANCahaya matahari benderang menembus tirai vertikal yang setengah terbuka. Udara dingin berbaur aroma kopi mahal yang tak disentuh. Henry Loghan berdiri membelakangi meja kerjanya, matanya fokus tertuju pada layar laptop yang memantulkan cahaya biru ke hadapan wajahnya yang tegang.Ketika langkah sepatu high heels terdengar mendekat, Henry langsung menoleh.“Masuk,” suaranya tegas, tak bernada hangat sedikit pun.Chatrine masuk dengan senyum profesional. Rambut pirangnya disanggul rapi, blazer hitam menyempurnakan citranya sebagai tangan kanan Aron Loghan yang paling bisa diandalkan.“Maaf membuatmu menunggu. Mendadak ada urusan yang juga harus aku tangani...”“Apa ini?!” Suara Henry memotong, tajam, dingin. Layaknya cambuk yang melecut di tengah keheningan.Chatrine membeku seketika. Di layar laptop, terbuka sebuah file berisi foto paspor palsu yang telah Chatrine buat utuk Evana Collins.“Jelaskan,” desis Henry tanpa kehilangan kontrol diri, tapi amarahnya be
Last Updated : 2026-01-13 Read more