"Ssssttt, jangan banyak bicara. Udah yuk Mas udah kangen!" kata Aland sambil menutupi tubuh mereka dengan selimut. "Ta-tapi, Mas. Aku capek! Bisa nggak sih nanti aja, beneran aku capek sekali! Kaki kram, perut kram dan badanku udah kayak jemuran yang diterpa angin, lemes!" sahut Vina dengan suara lemah. Aland langsung berhenti, pria itu segera membuka selimutnya sambil menghela napas panjang. Sepertinya ia tidak bisa memaksa istrinya, apalagi kondisi Vina yang sedang hamil anak kedua mereka. Sudah pasti wanita itu mangalami banyak hal yang tidak ia rasakan. "Hmmm, ya sudah. Kalau begitu tidurlah! Aku minta maaf!" kata Aland sambil menoleh ke arah Vina yang terlihat cemas. Sungguh, ia takut sekali jika mengecewakan suaminya. "Kamu nggak marah, kan?" tanya Vina harap-harap cemas. "Memangnya aku terlihat marah?" tanya Aland balik. Vina menggeleng dan kembali meminta maaf. "Maaf ya, Mas. Beneran aku ngerasa nggak enak!" Aland kembali tersenyum, tapi meskipun begitu ter
Last Updated : 2026-04-30 Read more