"Yeeee asikk!" Kedua bocah itu kegirangan. Vina sendiri penasaran dengan wanita yang bernama Bu Lastri. Wanita yang digadang-gadang sering mengejek Ramli waktu di kampung. "Ya sudah, sekarang kalian tidur!" titah Vina. "Beneran Mama ikut?" seru Nala untuk memastikan. "Iya!" Akhirnya kedua gadis itu masuk ke kamar masing-masing. Vina bisa bernapas dengan lega dan wanita itu juga kembali ke kamarnya. Sementara itu, setelah drama dengan Vina. Aland tertawa sendiri melihat dirinya yang sebegitu gilanya pada Vina. Dirinya sendiri juga tidak mengerti kenapa ia bisa secinta itu pada janda Rangga itu. Lantas, Aland kembali berbaring di atas ranjang tidurnya. Sejenak ia melihat ponselnya di atas nakas. Tangan kokohnya mengambil benda pipih itu dan menghidupkannya. Setelah beberapa detik, layar ponselnya mulai menyala. Aland mengerutkan keningnya karena banyak sekali panggilan telepon dari sang asisten, Romi. "Romi!" Pria itu segera beranjak memakai piyamanya dan segera mene
더 보기