***“Sepertinya senyum itu bukan senyum orang yang baru saja dikutuk oleh mantan tunangannya,” ujar Lucian santai, langkahnya mendekat hingga jarak mereka hanya sejengkal. “Kau terlihat… puas.”Alexa mendecih pelan. “Itu bukan urusanmu.”“Oh, tentu saja itu urusanku,” balas Lucian cepat. “Besok kau akan menjadi istriku, setidaknya di atas kertas. Jadi apapun ekspresi licikmu, aku patut mengetahuinya.”Alexa menatapnya tajam. “Kalau begitu, jangan sok tahu. Kau bahkan tidak tahu apa yang terjadi barusan.”Lucian mengangkat alis, memerhatikan bekas merah di pergelangan tangan Alexa. “Roger menarikmu, bukan?” tanyanya tanpa basa-basi.Alexa menahan napas sepersekian detik cukup lama bagi Lucian untuk menangkap kegugupannya.“Aku bisa menebaknya,” lanjut Lucian. “Kau pasti mengaku akan menikah denganku. Dan dia… meledak.”“Ya. Dan seharusnya tidak ada yang peduli,” balas Alexa datar.“Oh, aku peduli,” ucap Lucia
Last Updated : 2025-11-30 Read more