Bungalow Wilson – 09:00 AMCahaya matahari pagi yang masuk melalui celah gorden sutra terasa hangat di kulit Elsa, namun jiwanya masih bergetar hebat. Setelah pingsan akibat guncangan kebenaran semalam, Elsa terbangun dengan perasaan yang campur aduk. Di samping tempat tidurnya, David Wilson duduk dengan wajah yang tampak sepuluh tahun lebih tua, menggenggam tangannya dengan kelembutan yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya."Kau sudah sadar, Sayang?" bisik David, suaranya parau oleh sisa tangis.Elsa menatap wajah pria itu—ayah kandungnya. Untuk pertama kalinya, ia melihat garis-garis wajah itu bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai cermin dari dirinya sendiri. Ada rasa lega yang membuncah, sebuah rasa syukur yang mendalam karena ternyata ia memiliki tempat untuk pulang, sebuah identitas yang murni, dan seorang ayah yang mencintainya hingga ke liang lahat. Namun, di tengah kebahagiaan yang rapuh itu, sebuah bayangan gelap melintas di benaknya, Alex Parker.Hati Elsa mencelo
Last Updated : 2026-01-14 Read more