Seperti biasa, Liam Sanders selalu datang ke rumah sakit setelah jam kunjung berakhir. Menghindari orang-orang yang mungkin mengenalnya.Sebagai mata Jordan yang terus memantau keadaan di luar, Liam harus selalu melapor apa pun yang terjadi, baik di perusahaan maupun pergerakan Olivia kepada Jordan. Akan tetapi, malam ini Liam tidak punya banyak kesempatan bicara. Dia tidak berani mengganggu Jordan yang sedang fokus memikirkan sesuatu.Mungkin ada masalah penting yang belum dia ketahui, pikir Liam. Dia sudah tahu Jordan baru saja mengunjungi rumah putranya.Saat ini, Jordan sedang berdiri di depan cermin besar. Liam yang membawakan cermin itu atas perintah Jordan. Sudah beberapa menit berlalu, Jordan hanya menatap pantulan dirinya dalam cermin dengan ekspresi sangat serius.“Liam, bagaimana pendapatmu tentang Harvey?”Liam sontak mendekat, berdiri di samping Jordan. “Tuan Harvey? Kenapa Anda tiba-tiba bertanya tentangnya? Apa dia melakukan sesuatu yang menyinggung Anda?”Jordan meliri
Read more