Bola mata Gisela membulat penuh. Menatap tidak percaya ke arah pria di depannya. Ucapan William, seperti kejutan yang sangat mengejutkan. Hal yang tidak pernah dibayangkan oleh Gisela sebelumnya. "K-Kamu serius?" tanyanya masih belum percaya. William mengangguk cepat. "Tentu saja. Kapan aku tidak serius, hm? Perusahaan itu seharusnya milikmu. Jadi, aku akan mengembalikan kepada pemilik yang seharusnya." "Tapi, selama bertahun-tahun ini, kamu sudah berjuang memajukan perusahaan itu. Aku bukan orang yang tidak tahu malu, mengambilnya begitu saja." "Eh, kamu bukan mengambil begitu saja. Anggap saja, selama ini kamu menitipkan perusahaan kepadaku. Jadi, kamu jangan memikirkan hal yang aneh-aneh." "Jangan bercanda, William. Lalu bagaimana aku membayar mu? Menggaji kamu berpuluh tahun sekaligus mana mungkin aku sanggup. Aku bukanlah seorang triliuner." "Ya sudah, kamu cicil saja. Simpel 'kan?" Gisela melepaskan genggaman tangannya. Lalu duduk. William pun ikut duduk d
Terakhir Diperbarui : 2026-02-11 Baca selengkapnya