POV Carissa "Iyaaa, sayang, kamu benar-benar sempurna buat aku. Tubuh dan pikiranku mendambakanmu .... Mengeranglah untukku, sayang .... Aku bisa bercinta denganmu lagi .... Sial .... Ugghhhh," erangnya bercampur umpatan."Kamu bikin ketagihan, Carissa, kamu tahu itu?" tambahnya sambil terus mendorong masuk ke dalam diriku tanpa henti. Dia masih nggak puas dan mengaitkan kedua kakiku di bahunya, terus-menerus mendorong. Aku bisa merasakan betapa panjang dan besarnya dia."Kamu rapat banget. Kita akan selalu melakukan ini, kamu membuatku gila," katanya.Setelah beberapa saat, aku merasakan ada sesuatu yang menumpuk di dalam diriku, ingin meledak dari intiku. Dorongan Gabriel masih belum berhenti. Dia nggak kenal lelah. Keringat kami menetes di tubuh kami meskipun AC dingin."Gabriel, aku hampir klimaks. Aku keluar .... Ughhhhh .... Ummmmmhhhh," kataku."Keluarlah bersamaku, sayang. Aku juga hampir," katanya.Pada saat yang sama, aku merasakan sesuatu keluar dariku dan sperma Gabriel me
Read More