Caitlyn tidak mengatakan apa-apa lagi.Yasmin berkata, "Kamu nggak tahu situasi sebenarnya, jadi sebaiknya jangan banyak bicara.""Kenapa aku harus diam?" Hower langsung tidak senang. "Apa yang kukatakan bukan fakta? Sudah berapa lama urusan perceraian ini dibahas? Caitlyn, jangan-jangan kamu nggak ingin cerai lagi?"Caitlyn berkata, "Aku tetap ingin cerai."Hower menatapnya. "Kamu harus lebih tegas, tahu nggak? Dengan sikapmu yang sekarang, bahkan aku juga ingin nindas kamu ...."Sebelum menyelesaikan kalimatnya, mungkin dia sendiri merasa kata-kata itu agak tidak pantas. Dia pun mengangkat cangkir teh di depannya dan menyesapnya.Yasmin melotot ke arahnya. "Berani-beraninya kamu nindas Caitlyn!"Hower juga melotot. "Dia sendiri yang terlihat terlalu lembek, bukan salahku."Caitlyn merasa sangat dirugikan. Sejak kecil, sebenarnya sifatnya agak cuek. Saat sekolah dulu, banyak teman sekelasnya, terutama para siswi, tidak terlalu akrab dengannya.Namun, ada juga beberapa orang yang setel
閱讀更多