Malam di Jakarta terasa jauh lebih dingin bagi Bita saat kenangan pahit tentang masa kecilnya kembali menyeruak ke permukaan. Di pelukan Gelar, ia terdiam membisu, menatap kekosongan. Kenyataannya, hubungan Bita dengan ibunya, Ita, tidak sesederhana rindu yang mendalam. Ada luka yang bernanah di sana. Bita sangat menyadari bahwa dirinya adalah wujud dari kesalahan masa lalu yang tidak pernah diinginkan oleh ibunya.Ita melahirkan Bita akibat hubungan di luar nikah dengan kekasihnya yang bernama Sabik. Alih-alih mendapatkan pertanggungjawaban, Sabik justru menghilang tanpa jejak seperti ditelan bumi sesaat setelah mengetahui kehamilan Ita. Sejak saat itu, Ita menumpahkan seluruh kebencian, kekecewaan, dan rasa malunya kepada Bita. Bagi Ita, Bita bukanlah anugerah, melainkan pengingat abadi akan pria yang telah mengkhianatinya. Meskipun Bita sering diperlakukan sebagai orang asing atau bahkan beban, ia tetap tidak bisa mematikan nuraninya."Mengapa kamu menangis lagi, Bita? Apa ad
Last Updated : 2026-02-03 Read more