“Aku akan jadi ibu termuda abad ini!” Ivy meneruskan ocehannya di sela tangisan. Namun, Lexton malah menjatuhkan diri di atas kasur dan tergelak seperti orang gila. Tangis Ivy sedikit mereda, tetapi dahinya berkerut prihatin. “Ayah anakku saja sampai kehilangan akal sehat!” Lexton semakin tertawa dibuatnya. “Berhenti dulu, Iv!” pinta Lexton yang sudah meringkuk memegangi perutnya. “Astaga! Perutku sampai sakit!” Ivy menarik nafasnya lagi, menahan ingus yang hendak keluar. “Terus gimana dong, Kak?” “Apanya yang gimana?” tanya Lexton sambil mengusap matanya yang berair. “Kita nggak ngapa-ngapain kok, Iv!” Ivy semakin tidak mengerti. “Tapi bajuku—” “Well, yeah. Maaf soal itu.” Lexton melipat bibirnya, menahan tawa. Pria berusia 38 tahun itu juga menambahkan, “Tapi cuma pelukan, nggak akan bikin kamu hamil, Ivy!” Netra Ivy membulat seketika. “Pelukan?! Kamu sekamar sama perempuan nggak pakai baju dan kamu cuma pelukan?!” Reaksi Ivy justru membuat Lexton semakin tergelak. “Hah
Terakhir Diperbarui : 2025-11-19 Baca selengkapnya