“Aku butuh waktu untuk berpikir.” Evelyn bangkit berdiri, hendak beranjak menuju dapur untuk menyiapkan makan siang.“Mami pulang, ya.” Joy ikut bangkit. Anak itu memeluk Evelyn dari belakang, berharap agar Evelyn tidak menolak ajakan Vernon untuk kembali hidup bersama.Evelyn terdiam, terdengar helaan napas yang begitu berat. Ia berbalik, lalu berlutut agar bisa menyamai tinggi dengan putrinya. Ia hanya tersenyum, lalu mengusap wajah Joy dengan kedua telapak tangan. Setelahnya ia bangkit kembali, berjalan menuju dapur untuk menyiapkan makan siang.Vernon ikut bangkit, ia beranjak keluar. Lelaki itu melangkah menuju mobil untuk menjemput masker. Lalu kembali masuk setelah mengenakannya. Ia memasuki dapur, berdiri tepat di sisi kanan Evelyn.“Ada yang bisa kubantu?” Lelaki itu bertanya seraya menatap sayur-sayur yang baru Evelyn keluarkan dari dalam lemari pendingin.“Sudah, kamu istirahat saja. Biar aku yang menyiapkan semuanya.” Evelyn menolak. Sebab, pria hanya akan menjadi penggang
Terakhir Diperbarui : 2025-12-20 Baca selengkapnya