“Mami!” Pagi-pagi sekali pintu kamar Evelyn sudah digedor dari luar. Wanita itu menggeliat di atas ranjang, ia mengucek mata dan menguap karena masih sangat mengantuk. Kepalanya terasa sangat sakit akibat minum beberapa gelas tadi malam, juga karena tamparan yang Vernon berikan.“Mamiii!” Joy terus memanggil dengan menggedor pintu kamar.“Ya, Sayang?” Evelyn menyahut dengan sangat lembut, meskipun kini ia tengah menahan kesal karena merasa tidurnya diganggu.“Kamu itu kebiasaan bangun siang. Tidak ingat jam!” Mamanya di bawah sana langsung memberikan umpatan.“Ayo pulang!” Gadis kecil itu menarik tangan Evelyn, merengek untuk segera pulang ke rumah papanya. Sebab, ia harus sekolah pagi ini.“Kamu sarapan dulu, ya. Mami mau mandi.” Evelyn berucap dengan suara serak khas orang bangun tidur.“Semua orang sudah sarapan dari tadi, kamunya saja yang bangun kesiangan.” Mamanya lagi-lagi menimbrung pembicaraan.“Jam berapa, Ma?” Evelyn melongok ke bawah sana.“Sudah jam tujuh lewat.” Wanita p
Terakhir Diperbarui : 2025-11-25 Baca selengkapnya