Sudah tiga hari sejak kepulangan Alaric ke Shane, membuat Aruna hilang konsentrasi. Beberapa kali wanita cantik itu terlihat selalu salah melakukan sesuatu. Contohnya pagi ini, Aruna membuat roti bakar untuk Sean hingga hangus terbakar. Aruna memang dulunya tidak pandai memasak, namun seiring berjalannya waktu Aruna mulai mahir dengan urusan dapur. "Mom, kau kenapa sih? Aku lihat akhir-akhir ini kau sering melamun. Merindukan Daddy, ya. Ayo mengaku." Leonard menggodanya membuat telinga Aruna memerah namun masih sama dengan ekspresi datarnya. "Omong kosong, aku tidak merindukannya." "Yang benar, kalau masih cinta bilang saja, jangan dipendam dalam hati. Kata paman Dean, sekretaris kurang bahannya itu sering kali menggoda Daddy, bagaimana?" Leonard terus menyerangnya dengan godaan. "Bukan urusanku, sudah kau buat sereal saja untuk sarapan sekalian kau buatkan untuk adikmu, Mommy akan bersiap-siap." "Dasar jual mahal, jika cinta kenapa harus gengsi," gumamnya sembari berjalan
Last Updated : 2025-12-26 Read more