“Jadi, bagaimana?” Jefri menegakkan badannya. Menyedekapkan tangannya. Ia sedikit memiringkan kepalanya, menatap dua insan di hadapannya dengan wajah datar. “Apa kita lanjut membahas pernikahannya sekarang?” ucap Jefri melanjutkan. Hani menelan ludah. Melirik Merphilus yang duduk di sebelahnya. Setelah lamaran yang menghebohkan itu, Jefri segera membawa mereka ke kamar VIP yang jauh dari aula. Acara sudah terlanjur chaos karena perbuatan Merphilus, jadi rasanya tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Karena itu, ia menugaskan Leo untuk mengurus sisa jalannya acara. Situasi sekarang sangat mirip dengan sebelumnya. Saat Jefri
Read more