"Tidak akan Jasmine. Saya akan memberi kamu ruang untuk berpikir. Sebanyak apapun waktu yang kamu mau, saya akan berikan itu!" tegas Damian. Pria itu mendekat, menatap Jasmine lurus. "Tapi saya mohon. Lupakan tentang perpisahan."Damian bersikeras menolak permintaan Jasmine. Kehilangan calon anak mereka saja, Damian terus bersedih. Apalagi jika Jasmine pergi darinya. Tidak. Sampai kapan pun, tidak akan Damian setujui hal itu. Jasmine membalas tatapan Damian dengan datar. "Jangan mempersulit, Mas. Aku akan tetap dengan keputusan itu." "Ayah kamu sudah setuju, Jasmine. Bagaimana bisa kamu melanggar?" Damian tahu ia memang licik jika membawa nama Alan di sini. Hanya saja, jika itu bisa mengurungkan niat Jasmine untuk membatalkan pernikahan mereka maka akan ia lakukan dengan sadar."Saya pun setuju untuk membatalkan itu, Damian!" Jasmine tertegun. Sementara Damian segera menoleh. Kalimat penegasan tentang pembatalan itu keluar dari seseorang yang tidak mereka duga. Alan. Pria tua
Last Updated : 2026-01-16 Read more