Detik berikutnya, Jimmy langsung mencengkeram Ryder."Kamu ... kamu mau apa?" Ryder akhirnya panik. Dengan tampang galak tapi hati gentar, dia berteriak, "Kamu sebaiknya pikirkan baik-baik apa yang sedang kamu lakukan!""Jimmy, jangan bertindak gegabah!" Andra segera berusaha menghentikan.Jimmy menoleh menatap Andra. "Paman Andra, sudah sejauh ini, mau aku pukul atau nggak, dia juga nggak akan melepaskanku. Kalau begitu, kenapa aku harus menahan diri?"Begitu selesai bicara, Jimmy menghantamkan satu pukulan keras ke wajah Ryder.Ryder menjerit kesakitan, wajahnya langsung berubah garang dan penuh amarah. "Jimmy, sialan kamu ... kamu mati saja! Dan kalian semua dari Keluarga Sucipto, aku akan bikin kalian semua mati!"Masih berani sesumbar?Jimmy tidak memanjakannya. Tinju-tinjuannya pun menghujani Ryder tanpa ampun.Ryder dipukuli sampai menjerit-jerit, sama sekali tidak punya kekuatan untuk melawan, hanya bisa mengeluarkan ancaman kosong di sela-sela teriakannya. Melihat Ryder dipuku
Read more