"Dua-duanya nggak seru! Kalau mau main, yang lebih menegangkan dong!" Rasya terkekeh-kekeh, lalu bertanya, "Duel tombak berkuda, berani nggak?"Duel tombak berkuda? Begitu mendengar ucapan Rasya, jantung Felix langsung berdegup kencang.Permainan ini awalnya berasal dari luar negeri. Dalam beberapa tahun terakhir, karena cukup memacu adrenalin, beberapa arena pacuan di dalam negeri juga mulai menyediakan permainan semacam ini. Namun, kebanyakan hanya bersifat hiburan.Felix tahu betul, duel tombak berkuda yang dimaksud Rasya jelas bukan sekadar hiburan, melainkan duel sungguhan. Meskipun ada perlengkapan pelindung, kecepatan kuda saat berlari sangat tinggi. Sedikit saja lengah, akibatnya bisa patah tulang."Tsk, tsk, kelihatannya kamu memang sudah benar-benar nggak punya nyali ya!" Melihat Felix ragu-ragu, Rasya langsung mengejek."Siapa juga yang takut?" Terprovokasi ucapan Rasya, emosi Felix langsung tersulut. "Katakan saja, bagaimana aturannya?""Mantap! Begitu dong, baru Felix!" Ra
اقرأ المزيد