共有

Bab 133

作者: Darrel Gilvano
"Ah ... ini ...." Jimmy sempat terdiam sejenak, lalu menatap Liam dengan saksama. Dia bahkan hampir saja mengulurkan tangan untuk meraba dahi orang tua itu. Apa orang tua ini benar-benar tidak demam?

Namun tak lama kemudian, Jimmy teringat pada perkataan Argani.

Argani juga sangat memandang rendah tindakan menggali makam leluhur orang lain.

"Memang Pak Liam sangat bijaksana," kata Jimmy dengan nada kagum. "Perbuatan menggali makam leluhur orang lain adalah tindakan tak bermoral yang bahkan nggak
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 438

    Hal yang paling dibenci Yasmin adalah sikap tidak tahu malu Jimmy. Namun, Jimmy malah bersikeras ingin menjadi orang yang tidak tahu malu.Yasmin sudah susah payah menenangkan diri untuk bicara baik-baik dengannya, tapi sampai di titik ini, percakapan itu tidak bisa dilanjutkan lagi. Setelah menghela napas dan menggeleng beberapa kali, Yasmin akhirnya tidak berkata apa-apa lagi.Malam ini dia memang kembali menemukan sisi baik dari Jimmy. Namun, dia tetap memandang rendah orang yang tidak punya ambisi dan hanya ingin menjadi sosok tidak tahu malu seperti itu.Jimmy punya kemampuan?Tentu saja ada.Bagaimanapun juga, kemampuan medisnya jelas terlihat.Meski Yasmin meremehkan orangnya, dia tetap tidak bisa menemukan kekurangan dalam kemampuan medis Jimmy. Namun, kemampuan adalah kemampuan, karakter adalah karakter. Kalau hanya punya kemampuan tanpa karakter, apa gunanya?Setelah menghela napas dalam hati, Yasmin perlahan tertidur.Awalnya dia hanya berpura-pura tidur, ingin melihat apaka

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 437

    Tiba-tiba, Yasmin menemukan sisi baik pada Jimmy. Setelah terdiam lama, akhirnya Yasmin membuka suara lebih dulu, "Jimmy, kita ... berdamai saja.""Berdamai?" Jimmy menoleh dan meliriknya. "Ini namanya kamu baru sadar, ya?""Bisa dibilang begitu." Yasmin jarang menunjukkan rasa bersalah, wajahnya sedikit meminta maaf. "Aku tahu temperamenku buruk. Contohnya malam ini, kalau orang lain, mungkin sudah nggak peduli sama nyawaku.""Kamu sedang beruntung." Jimmy tersenyum sambil menggeleng. "Kalau lima tahun lalu, dengan sikapmu seperti itu, entah sudah berapa kali kamu mati.""Nggak bisa kalau nggak membual, ya?" Yasmin mendecak, lalu melanjutkan, "Sebenarnya kamu membual juga nggak masalah. Asal nggak terlalu nggak tahu malu, kamu ini masih bisa diajak bergaul.""Kamu dari tadi bilang aku nggak tahu malu, memang aku nggak tahu malu di mana?" Jimmy menatapnya dengan tertarik. "Apa aku pernah melecehkanmu atau mengintip kamu mandi?"Ini benar-benar aneh. Dia sendiri tidak merasa pernah mela

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 436

    'Sial! Wanita bodoh ini! Sudah tahu masuk angin, malah bergantian terus kena angin dan dekat api. Apa nggak cari mati ini namanya?'Jimmy segera bangkit dan mendekati Yasmin, lalu meletakkan tangannya di dahi Yasmin. Baru dia sadar, dahi wanita ini panas sekali. Wanita ini demam tinggi!Saat Jimmy masih mengumpat dalam hati, Yasmin merasakan dahinya disentuh. Tanpa berpikir panjang, dia langsung mengayunkan pukulan. Namun, pukulan itu lemah sekali. Bahkan kalau Jimmy tidak menghindar, kena pun tidak akan terasa sakit.Malah seperti pukulan manja pasangan."Kamu mau apa?" Yasmin menatap dengan marah. Aura marahnya ada, tapi suaranya sangat lemah."Kalau aku benar-benar mau melakukan sesuatu sekarang, kamu juga nggak akan bisa melawan."Jimmy menatapnya kesal. "Kamu pikir kamu masih punya tenaga untuk melawan? Kondisimu saja nggak kamu sadari?""Kamu berani! Uhuk uhuk ...." Yasmin mengangkat tangan ingin memukul, tapi tubuhnya hampir tidak punya tenaga. Bahkan mengangkat tangan saja tera

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 435

    Setelah membersihkan ayam itu sampai tuntas, Jimmy baru berbalik. Saat ini, Yasmin sudah mengenakan pakaiannya. Memang tidak terlalu pas. Namun ... enak dipandang!Saat itu, Jimmy sebenarnya ingin melantunkan sebuah puisi.Dilihat dari depan seperti punggung bukit, dari samping seperti puncak gunung, dari dekat maupun jauh, tinggi rendahnya berbeda-beda.Namun, Jimmy merasa kalau puisi itu diucapkan, Yasmin mungkin benar-benar akan marah sampai muntah darah. Demi kemanusiaan, Jimmy pun mengurungkan niatnya, lalu mulai memanggang ayam itu. Kemudian, dia pergi lagi untuk mengambil tambahan kayu bakar.Yasmin yang merasa malu dan kesal, akhirnya jadi jauh lebih diam. Hanya saja, masuk anginnya tampak semakin parah. Dia terbatuk sesekali."Mau aku tusuk sebentar?" Jimmy menunjukkan sedikit kepedulian.Baru saja selesai bicara, tatapan setajam pisau langsung melesat dari Yasmin.Sampai melihat Jimmy mengeluarkan jarum perak, Yasmin baru memalingkan wajahnya dan berkata dengan dingin, "Nggak

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 434

    Melihat Jimmy berlari masuk, Yasmin langsung menyilangkan kedua tangannya di depan dada untuk mencegah bagian tubuhnya terlihat.Mana sempat Jimmy melihat tubuhnya lagi? Dia langsung bertanya dengan cepat, "Apa yang terjadi?""Ponselku meledak." Yasmin memalingkan wajahnya ke samping.Sepertinya sedikit malu."Kenapa ponsel bisa meledak begitu saja?"Jimmy menatap sisa-sisa ponsel di tanah dengan curiga, lalu tiba-tiba menatap Yasmin dengan heran. "Jangan-jangan kamu panggang ponselmu di api?""Ehem ...." Yasmin batuk kecil, lalu wajahnya memerah. "Ponselku kena air jadi nggak bisa dipakai, aku mau telepon Kakek untuk kasih kabar kalau aku baik-baik saja ...."'Astaga! Genius sekali!'Jimmy menatap Yasmin sambil tertawa getir.'Wanita ini buta soal kehidupan sehari-hari atau gimana? Dia nggak tahu kalau ponsel bisa meledak kalau dipanaskan? Kenapa nggak sekalian saja pakai parang untuk motong kabel listrik?'Melihat Jimmy menatapnya seperti melihat orang bodoh, wajah Yasmin langsung se

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 433

    Namun, Jimmy hanya sedikit menggeser tubuhnya, lalu berhasil menghindari tendangan itu."Hm?"Yasmin menatap Jimmy dengan heran.Bajingan ini benar-benar bisa menghindari serangannya? Seharusnya, dia tidak punya kemampuan seperti itu!Setelah berpikir sejenak, Yasmin tiba-tiba paham.Rubah Perak pernah menyelidiki Jimmy sebelumnya dan mengatakan bahwa saat menjadi satpam, bajingan ini pernah belajar sedikit teknik kuncian dan bela diri. Ditambah lagi sekarang Yasmin sendiri sedang terluka dan juga tidak benar-benar berniat menendangnya sampai mati. Jadi, wajar saja kalau Jimmy bisa menghindar."Sebaiknya kamu jangan memaksaku bertindak serius!" Yasmin menatap Jimmy dengan dingin, amarahnya terus membara."Jangan sampai kamu benar-benar serius." Jimmy tersenyum santai. "Kalau luka dalammu makin parah, kakekmu pasti akan cari aku lagi untuk mengobatimu."Sifat wanita ini memang agak buruk. Dengan kondisi seperti ini, luka yang seharusnya bisa sembuh dalam tiga hari, bisa berubah jadi tuj

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 19

    "Nggak disangka, ayahnya Rafael benar-benar ada hubungan sama Pak Broto. Sebelumnya aku masih agak ragu lho," tutur Melisa berbaring di ranjang perawatan. Dia memiringkan kepalanya memandang Laura yang berbaring di ranjang sebelah."Iya." Laura tersenyum tipis, lalu berkata dengan tidak enak hati, "

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 17

    Dengan jasa ini, mengejar Laura pasti menjadi lebih mudah."Dia yang nggak tahu malu!" pekik Jimmy menatap Rafael.Ekspresi Laura seketika berubah. Dia membentak, "Jimmy! Rafael itu penyelamat keluarga kita. Kalau kamu masih berani bicara nggak sopan sama Rafael, pergi saja dari sini!"Rafael meneng

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 15

    Selesai berbicara, Broto langsung mengakhiri panggilan.Andra tertegun memegang ponselnya. Wajahnya menunjukkan kegembiraan. Pada saat Keluarga Sucipto merasa senang, Felix justru sangat marah.Begitu tahu Broto melepaskan Keluarga Sucipto begitu saja, Felix langsung pulang ke rumah untuk menuntut p

  • Kebangkitan Pendekar Amnesia   Bab 258

    Jimmy pergi melihat rumah yang dicarikan Argani untuknya. Rumah itu adalah sebuah vila yang berdiri sendiri. Semua kondisinya sangat baik dan sangat cocok untuk ditinggali. Jimmy kemudian mengirimkan lokasi vila itu kepada Yunan, memintanya datang dan tinggal di sana.Setelah sekian tahun berlalu, n

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status