Sementara perahu kayu itu menghilang di balik kabut kanal, jauh di utara, dinding batu Kastil Schwarzfeld berdiri sunyi seperti makam yang tak pernah benar-benar kosong. Di ruang kerja yang berat dan nyaris pengap, Jenderal Friedrich von Richter duduk tanpa bergerak. Api perapian menyala, tapi udara tetap dingin. Di hadapannya tergantung peta besar—bukan peta administratif biasa. Titik-titik merah dan hitam dipaku dengan jarum besi tua, benang tipis menghubungkan kota-kota seperti jaringan saraf yang tersembunyi. Praha. Leipzig. Berlin. Praha lagi. Dan di salah satu sudut, lingkar tinta emas mengelilingi satu istilah: Tatanan Kedua. Pintu kayu terbuka pelan. Seorang pria berkacamata bulat masuk membawa berkas tipis. Langkahnya ringan, hampir tanpa suara. “Grup bayangan di Praha sudah bergerak, Jenderal,” katanya tenang. “Mereka mencurigai pergerakan putra Anda.” Friedrich tidak menoleh. Tangannya tetap bertaut di belakang punggung. “Dia selalu bergerak lebih cepat saat me
Last Updated : 2026-02-19 Read more