Saat Marius berbicara, tatapannya menyapu semua orang."Tenang saja, kami akan menanganinya dengan baik!"Semua orang menjawab serempak, dengan suara sangat lantang.Setelah keheningan kembali menyelimuti, Marius melanjutkan, "Suryadi, kamu sendiri yang nggak punya perasaan. Jangan salahkan aku kalau aku juga nggak punya rasa kasihan.""Dhana, semoga kamu nggak bertemu dengan Keluarga Wiguna di kehidupanmu berikutnya.""Benarkah? Aku justru ingin menantang kalian semua." Tepat pada saat itu, Dhana memasuki pintu bersama Yuna sambil menyeringai.Di belakang mereka diikuti Suma dan Dimas.Hanya saja, Dimas yang tampak pingsan. Dia dibawa masuk Suma dengan dicengkeram di bagian leher, seperti anak ayam.Sebelum ada yang sempat bereaksi, Suma, sambil membawa Dimas, tiba di antara orang-orang Grup Wiguna dan melemparkan Dimas ke lantai."Dimas, apa yang terjadi padamu?""Gawat, Dimas sudah nggak punya ... itu!""Dia bukan laki-laki lagi!""Apa yang sebenarnya terjadi?""Dimas, Dimas ...."M
Read more