Pria itu merasa heran, lalu menggeleng-gelengkan kepalanya dengan berkata, "Nada, kamu ... ckckck." Denada terkekeh dan berkata, "Kan, gak harus tidur?" Emas menatapnya dengan menghela napas lalu berdiri. Dia berjalan menuju rak buku di sudut ruangan dan mengambil sebuah bantal kecil, lalu kembali ke sofa dan meletakkan bantal itu di sisi. Pria itu berkata, "Kalau kamu gak mau ke kamar, di sini saja. Aku nemenin kamu. Aku baca lalu kamu bisa rebahan." "Kamu ngajak aku rebahan bareng?" tanya Denada, masih dengan tatapan jahil. "Jadi kamu mau rebahan sama aku? Gitu? Bukan di sini tempatnya. Ayo kita ke tempat yang seharusnya," kata Emas dengan mengangkat salah satu alisnya. Wanita itu tertawa lepas lalu Emas menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata, tidak kalah jahil, "Ayo. Aku sudah nunggu ini." Denada masih tertawa dan Emas mencibir tapi bukan bentuk ejekan, melainkan merasa lucu saja. Kini,
Last Updated : 2025-11-26 Read more