Ketika akhirnya tubuh mereka menyatu, Denada merasakan getaran yang aneh. Secara fisik mereka sangat dekat lebih dari apa pun, tapi secara emosional mereka terpisah ribuan mil. Gerakan Emas kuat tapi tidak ada kelembutan di dalamnya. Tidak ada jeda untuk saling menatap, bisikan cinta di telinga, atau senyuman kecil yang biasa mereka bagi di tengah keintiman. Menurut Denada, ini adalah siksaan.Dia menjerit dalam hatinya, "Di mana kamu, Mas? Aku di sini, di bawahmu, tapi di mana kamu?"Dia coba memegang wajah Emas dan memaksanya untuk menatap dengan berkata, "Mas, lihat aku."Pria itu membuka kedua matanya dan Denada merasakan kegelisahan, ketakutan, dan rasa bersalah yang begitu besar hingga membuatnya tercekik. Namun, mimik itu langsung hilang, digantikan oleh topeng gairah yang kosong. Emas justru mempercepat gerakannya, seolah ingin segera mengakhiri semua ini dan ketika puncak itu tiba, rasanya hampa.Denada merasakan tubuh Emas menegang dan m
Last Updated : 2025-11-29 Read more