Bab 14 Firasat Tidak EnakBeberapa menit kemudian, kesadaran Denada kembali. Kedua kelopak matanya terasa berat, tapi perlahan terbuka. Pandangan Denada semula buram, putih, kosong, lalu secara samar dia melihat sosok perawat yang duduk di pojok ruangan. Denada memanggil suster itu dengan suara serak, hampir tidak terdengar, "Suster."Perawat itu segera bangkit berdiri dan berjalan menghampiri Denada, merasa lega melihat wanita itu sudah siuman dan berkata dengan nada pelan, "Baguslah Ibu sudah sadar. Sebentar, saya panggil dokter dulu.""Su ... suster, tunggu!" seru Denada mengangkat tangannya lemah."Ada apa, Bu? Lebih baik Ibu jangan banyak bicara dulu ya? Biar saya panggil Dokter dulu biar bisa diperiksa perkembangannya gimana, karena Ibu harus tetap stabil," kata perawat itu dengan nada pelan."Bayiku, Abram ... di mana dia?" tanya Denada dengan nada lemah. Sebelumnya, wanita itu susah menyiapkan sebuah nama untuk sang bayi. B
Terakhir Diperbarui : 2025-11-21 Baca selengkapnya