Melihat ketulusan yang memang tercetak jelas di wajah Denada, dan bukti bahwa bajunya basah, belum lagi dia menyadari bahwa kondisi bayi yang digendongnya juga belum sungguh sehat sehingga harus banyak minum susu, dia mulai menyerah menghadapi Denada tapi masih bertanya dengan penuh selidik, "Apa jaminannya kalau kamu memang bukan penjahat? Kalau sampai dia gak ada di tanganku, mati lah aku.""Aku gak punya siapa pun di sini, aku juga bukan orang yang punya kuasa, tubuhku lemah. Kalau pun aku pergi, pasti langsung bisa ditangkap," kata Denada masih berusaha membuat wanita itu percaya.Dia terdiam sejenak, mempertimbangkan ucapan Denada dengan menatapnya. Akhirnya, perawat itu menyerahkan bayi yang ada di pelukannya dengan pelan dan masih penuh keraguan lalu berkata lirih, "Baiklah, tapi—"Ucapan wanita itu menggantung karena merapikan selimut di tubuh bayi itu hingga sudah terlindungi dari rasa dingin lalu lanjut berkata, "Berhati-hati lah. Jangan sampai d
Terakhir Diperbarui : 2025-11-21 Baca selengkapnya