"Tentu saja aku akan membawamu pergi," ucap Laqisha yakin. "Benar kan, ayah?" "Tentu saja, kau boleh membawanya." Rabik berhenti sebentar, kemudian tersenyum dan melanjutkan, "Jika kau bisa membuktikan bahwa dirimu berguna, bukan hanya putriku, tapi aku juga akan mengangkatmu menjadi putriku." "Tuan Darvhent, bisakah kau jelaskan bagaimana caraku membuktikan diri?" Rabik sekali lagi tersenyum. "Ikutlah dalam misi mereka dan bantu mereka membawa kembali kepala salah satu dari kedua target itu. Jika kau berhasil, maka sejak saat itu kau akan aku angkat menjadi putriku, dan kau akan mendapatkan perlakuan yang sama seperti Laqisha." "Baiklah, jika begitu maka aku akan berusaha semampuku," jawab Maggie, tanpa menjanjikan terlalu banyak. ... Dua hari kemudian, setelah tenaga Maggie benar-benar pulih, dia pun mulai ikut berlatih dengan Laqisha. Semakin lama, Laqisha semakin menyadari jika dirinya dan Maggie memiliki banyak kecocokan dan juga banyak kesamaan. Perlahan juga Ma
Last Updated : 2026-01-15 Read more