Cahaya lampu jalanan berpendar menembus kaca depan mobil, membelah keheningan malam yang hangat. Rayan hanya membisu, fokus mengenggam kemudi dengan kedua tangannya.Pikirannya melayang jauh melintasi lorong waktu.Ia masih ingat betul saat Charlotte pertama kali dibawa melangkah masuk ke rumahnya bertahun-tahun lalu. Kala itu, Rayan adalah orang yang paling keras menolak keberadaan Charlotte. Bagi Rayan yang baru berusia sembilan tahun, tak akan ada seorang pun yang bisa menggantikan posisi Alicia, adik kandungnya.Barulah ketika ia melihat kondisi Sofia—sang mami—yang perlahan makin membaik dan ceria sejak kehadiran Charlotte, hati kaku Rayan meleleh. Secara perlahan, ia mulai membuka diri dan menerima gadis kecil itu sebagai adiknya."Charlotte itu... adikmu, kan?"Suara lembut Rebecca memecah lamunan Rayan, membuatnya sedikit tersentak dari balik kemudinya."Aku memang tidak tahu seluruh cerita detailnya," lanjut Rebecca pelan, menatap profil samping wajah Rayan. "Tapi beri
Terakhir Diperbarui : 2026-07-31 Baca selengkapnya