Mobil Victor melaju membelah gerbang besi raksasa yang terbuka otomatis, memasuki pelataran luas mansion keluarga Kingsley."Vic, sumpah... aku takut," cicit Febi dengan suara bergetar di kursi penumpang. Tangannya memeluk tas erat-erat. "Keluarga kamu itu... pengusaha besar. Aku gak enak malam-malam begini nyelonong masuk.""Tenang aja," sahut Victor santai sambil mematikan mesin mobil. "Keluarga gue gak pernah makan orang. Paling banter lu cuma digodain mereka.""Tapi, Victor--""Gak ada tapi-tapi. Ayo turun," potong Victor cepat, langsung keluar dan membukakan pintu untuk Febi.Febi menahan kakinya di dalam mobil. Pikirannya melayang pada penampilannya yang agak kusut pasca-insiden di kantor polisi tadi. Rasa tidak percaya diri kembali menusuk dada gadis itu.Melihat Febi yang membeku, Victor menghela napas pendek. Ia meraih lembut jemari Febi yang terbalut outer lengan panjang, lalu menariknya keluar secara perlahan namun bertenaga."Victor, ih! Pelan-pelan!" pekik Febi setengah be
Last Updated : 2026-08-29 Read more