Sopir melajukan mobil dengan kecepatan stabil, keluar dari area pengadilan melalui jalur belakang yang sudah disiapkan. Di sepanjang perjalanan, Jessie hanya menyandarkan kepalanya di bahu Jacob, menatap jalanan kota yang mulai diguyur hujan rintik-rintik. Ia merasa beban besar di pundaknya telah terangkat, meskipun ia tahu Daniel tidak akan tinggal diam setelah penghinaan tadi.Jacob terus membelai rambut Jessie, memastikan istrinya merasa aman. Di dalam benaknya, ia sudah bersiap untuk menghadapi Daniel. Ia tahu Daniel akan mencoba menjatuhkannya. Namun bagi Jacob, selama Jessie percaya padanya, serangan dari pihak luar mana pun tidak akan pernah bisa merobohkan pertahanannya."Jacob," panggil Jessie lirih."Ya, Sayang?""Apapun yang mereka katakan soal keluarga Sanjaya, itu tidak akan mengubah pandanganku padamu. Kamu adalah pria yang membangun segalanya dari nol, dan aku bangga memilikimu."Jacob tersenyum, kali ini sebuah senyum tulus yang mencapai matanya. Ia mengeratkan pelu
Huling Na-update : 2026-02-02 Magbasa pa