Setelah mengantar Gala ke sekolah, Sky lagi-lagi tidak langsung mengantar Senja pulang ke rumahnya, melainkan malah membawa gadis tersebut ketempat kerjanya. Sky memarkir mobilnya di depan gedung tinggi berwarna abu-abu dengan kaca reflektif yang berkilauan diterpa matahari pagi. Dia menoleh ke arah Senja yang tampak cemberut di kursi penumpang, bibirnya mengerucut dan alisnya berkerut. "Ayo turun, kita udah sampai," ucap Sky dengan suara lembut tapi tegas. Senja menatap ke luar jendela, napasnya memburu. "Ini di mana sih, Mas? Kamu ngapain malah bawa aku ke sini? Seharusnya anterin aku pulang ke rumah aja," suaranya mengandung sedikit kesal dan kebingungan. Sky tersenyum menatap adik iparnya, kemudian menjawab pertanyaan dari Senja. "Ini tempat kerjaku, Senja. Ayo kita turun... aku mau ngomong sesuatu sama kamu, sekaligus kamu temani aku kerja sebentar." Mendengar itu, Senja menggigit bibir bawahnya, tubuhnya kaku. "A-apa? I-ini tempat kerja kamu, Mas? Nggak ah, aku nggak mau nemen
Last Updated : 2026-03-28 Read more