Raja merasa terhina.Statusnya sebagai penguasa toko telah dinodai oleh tangan-tangan turis yang lancang mengunyel perut buncitnya. Ia butuh pelampiasan. Ia butuh validasi bahwa dirinya masihlah predator puncak, bukan boneka berbulu.Dengan langkah tegap dan ekor tegak lurus ke langit, Raja melangkah keluar dari area ruko. Misi hari ini: Ekspansi Wilayah.Di gang sempit samping pasar ikan, Raja berpapasan dengan "Trio Belang", geng kucing lokal yang terkenal garang. Biasanya, setiap kucing yang bersua akan melewati pinggir mereka atau balik badan. Tapi Raja? Ia berjalan tepat di tengah jalan, langkahnya lambat dan provokatif.Si pemimpin geng, seekor kucing hitam bertelinga sobek, menggeram rendah.Ekor si Hitam menyabet-nyabet udara dengan gelisah. Ia memajukan lehernya perlahan, telinganya diputar rata ke belakang—tanda perang siap dimulai. Hidungnya yang basah mendekat ke wajah Raja, senti demi senti, menantang sang pendatang baru untuk berkedip duluan. Raja tidak bergeming. Tepat
Last Updated : 2026-01-03 Read more