Satu jam kemudian, Bayu tiba di depan rumah Mia. Ia turun dari mobil, raut wajahnya seperti predator yang kehilangan mangsa. Bayu membanting pintu mobilnya dan berjalan menuju gerbang, tetapi Mia sudah lebih dulu mengantisipasi. Mia berdiri di depan gerbang, berusaha mengumpulkan keberaniannya sebanyak mungkin. Mia mencoba memasang tampang galak yang dibuat-buat, dagunya sedikit dia angkat dengan tangan bersidekap. Sedangkan Andin berdiri di belakangnya, tersembunyi. “Minggir, Mia,” perintah Bayu, suaranya rendah dan penuh ancaman. “Tidak mau, saya tidak akan minggir, Kak Bayu,” jawab Mia, tatapannya menantang. “Sahabat saya tidak ingin bertemu dengan anda.” Bayu meremas rambutnya frustasi. “Dia istriku, bocah! Saya suaminya, Saya berhak penuh atas perempuan dibelakang kamu! Biarkan kami menyelesaikan masalah rumah tangga kami sendiri." "Sekarang Minggir, Mia. Jangan sok ikut campur atas hal yang bukan ranah kamu," Bayu berkata dengan napas tertahan. Mencoba menghal
Terakhir Diperbarui : 2025-12-15 Baca selengkapnya