“Itu namanya gentlemen, bukan kolot. Kamu nggak memanfaatkan hubungan kalian untuk melakukan perbuatan yang iya-iya.”“Aku cuma mau jaga dia sampe akhir, sampe kita punya hubungan yang resmi.”“Itu baru anak papa,” Marcel menepuk bahu Kara cukup keras, merasa puas karena berhasil mendidik anak lelakinya.***Kara muncul pagi-pagi sekali di rumah Diandra. Sehari tidak bertemu gadis itu, sudah membuatnya kangen berat.Seperti kata papanya kemarin, Kara juga perlu menanyakan satu hal penting pada Diandra.“Sayang, pagi banget ke sininya. Masih jam enam, loh. Kita ada kuliah jam sembilan, kan, hari ini?”“Sengaja, habisnya aku kangen banget sama kamu.”“Hm, baru juga sehari nggak ketemu. Sebelumnya malah setahun lebih.”“Iya, itu nggak mau lagi kayak gitu. Rasanya kayak mau mati tau nggak, kalo jauh-jauh sama kamu, tuh.”&ldqu
Huling Na-update : 2026-02-28 Magbasa pa