“Nggak tau, tuh. Dari aku dateng juga nggak ada siapa-siapa di sini,” Kara memincingkan mata, mencari kejujuran dari kata-kata gadis itu.“Aku nggak bohong, Kara.” Ucap Falisha, merasa tidak nyaman ditatap seperti itu oleh Sangkara.“Mas Kara, lagi berantem, ya, sama Mba Diandra?” Tanya Vincent yang baru saja masuk ke dalam rumah.“Enggak,” Kara menggeleng.“Kok, tadi Mba Diandra pulangnya sambil nangis?”“Hah? Nangis gimana?”“Nangis, ya, nangis. Trus pulang pake taksi online. Heran juga saya, biasanya kalo nggak bisa anter sendiri, kan, Mas Kara selalu suruh saya buat anter Mba Diandra pulang.”“Wah, nggak bener nih,” Kara menatap sinis Falisha, merasa ada yang tidak beres dengan situasi ini, sebelum akhirnya ia bergegas pergi menyusul kekasihnya.Saat ini Diandra lebih penting, sisanya, ia akan urus nanti.“M
Huling Na-update : 2026-02-22 Magbasa pa