“Mine,” jawab Kara singkat, namun sudah cukup untuk menjelaskan semuanya. Apalagi saat ekor matanya menangkap luka kecil dan darah di ujung bibir Diandra, Erika paham betul kalau itu pasti ulah Sangkara.Erika menarik napas panjang, mengangguk, lalu segera undur diri dan keluar dari ruangan itu. Meninggalkan Diandra yang mengernyit bingung, lalu mulai menatap sinis kekasihnya.“Sayang, kenapa aku baru tau, ya, kalau sekretaris kamu selama di sini tuh cewek, muda, dan cantik?” Diandra memincingkan matanya, berbicara dengan intonasi pelan tapi dingin.“Namanya Erika, dia anak relasi papa.”“Terus kalau dia anak relasi Om Marcel, bukan berarti kamu bisa sembunyiin dia dari aku, kan?”“Sama aja kayak waktu kamu diem-diem ambil job photoshoot New Prosche kemarin?” Kara menaikkan sebelah alisnya, sementara kening Diandra berkerut bingung.“Jadi kamu bales dendam dengan sengaja nyembunyiin kalo kamu di sini kerja ditemenin sama cewek cantik si Erika Erika itu? Pantes betah banget, sampe setah
Last Updated : 2026-02-10 Read more