“Kara sedang dalam perjalanan, dia pasti langsung ke sini begitu tiba Indonesia,” jawab Miranda.Wanita itu menarik napas panjang, merasa bersalah karena harus membohongi gadis itu.Tapi mau bagaimana lagi, Miranda tidak mungkin mengatakan dengan jujur kalau Kara ternyata tidak bisa pulang dalam waktu dekat.Diandra mengangguk, lalu berjalan pelan ke dalam kamar. Merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, dan langsung memejamkan mata. Dalam hati berdoa, semoga ketika bangun nanti, orang tuanya masih ada di sana.Semoga, hari yang buruk ini hanya bagian dari mimpinya saja.***“Diandra gimana, tante?” Tanya Laviena, ia baru saja selesai membantu Bik Asih membereskan barang-barang di ruang tengah, sementara Claudia dan Gavin membantu membereskan barang di teras.“Dia lagi tidur,” jawab Miranda lembut.Ia mengelus lengan Lavie pelan, lalu memberi isyarat agar gadis itu masuk ke dalam kamar Diandr
Last Updated : 2026-03-05 Read more