Bianca duduk di sebuah ruang tamu sederhana. Sofa dengan kain yang sudah pudar, meja kayu yang sudah kusam, dan tirai tipis yang bergoyang tertiup angin. Penampilan Bianca yang mewah, tampak sangat kontras dengan furnitur di sekitarnya yang sederhana dan sudah tua. Bianca menyapu pandangannya ke sekeliling dengan raut wajah penuh merendahkan sambil menikmati es teh manis yang dibuat oleh pemilik rumah. Sepasang paruh baya, pria dengan kemeja lusuh dan wanita dengan daster rumahan, menatap Bianca sambil mengernyitkan dahi. Mereka merasa tidak nyaman, tetapi tidak tahu harus berbuat apa. "Sebenarnya Anda mencari siapa, Nona?" tanya sang pria akhirnya, tidak tahan dengan keheningan yang canggung ini. Bianca belum sempat menjawab ketika mereka bertiga mendengar bunyi pagar depan dibuka. Bianca tersenyum puas. Akhirnya yang dia tunggu datang juga. Tidak lama kemudian, suara seorang wanita muda terdengar dari arah pintu depan. "Aku pulang!" Suara yang ceria, meski lelah set
Zuletzt aktualisiert : 2026-02-28 Mehr lesen