Jade memeluk gadis itu dan menariknya sedikit mendekat. "Selamat, Sayang," ucap Jade. "Kau sangat hebat!" Daisy terkekeh pelan. Belum terbiasa bermesraan dengan Jade di depan Sydney. "Terima kasih," jawab Daisy, pipinya sedikit menghangat. Jade menggandeng tangan Daisy. Tidak melepaskannya bahkan ketika mereka bergerak ke sana ke sini untuk menemui beberapa teman Daisy, menjawab ucapan selamat, dan berpindah dari satu sudut ke sudut lain. Sampai seorang fotografer kampus menghampiri dan menanyakan apakah mereka ingin foto keluarga. “Tentu saja!” Sydney yang menjawab penuh semangat. Hasil foto mereka muncul di layar kamera beberapa menit kemudian. Daisy berdiri di tengah dengan toga yang masih terpasang, Sydney di kirinya, dan Jade di kanannya. Tiga orang yang setahun lalu bahkan tidak terbayangkan akan berdiri dalam satu frame untuk alasan sebaik ini. Daisy menatap hasil foto itu lebih lama. "Melihat ini," ucap Daisy pelan, "aku jadi ingat foto wisuda S1-ku yang
Read more