“Terima kasih untuk buketnya, Nona Brianna,” ucap Ricky, menarik kembali kesadaran Brianna. Pemuda itu menunduk dengan sopan di hadapannya, tersenyum seraya membawa bunga darinya untuk ia letakkan di atas meja. “Nona Brianna bisa mendiskusikan soal pekerjaan dengan saya seandainya Pak Leon sedang berhalangan.” “Baik. Terima kasih.” Rahang kecil Brianna mengencang mengingat ekspresi dingin Leon. Meski harusnya ia tak terkejut dengan sikap angkuhnya, tapi Brianna ingin tahu kenapa Leon jadi seperti itu? Ia yang semula melangkahkan kakinya untuk pergi mendadak berhenti dan menoleh pada Ricky. Bibirnya sudah terbuka, hendak menanyakan apakah Leon baik-baik saja sebelum benaknya melarang. Ia tak jadi bicara dan memutuskan untuk berpamitan. “Saya permisi dulu,” katanya. Seraya memasuki lift, Brianna terus mengatakan dalam hatinya, ‘Bersikaplah profesional, Brianna! Hanya pekerjaan yang boleh dibawa ke tempat ini, mengerti?!’ Meninggalkan RN Empire, Brianna lebih dulu kembali ke kant
Last Updated : 2025-12-11 Read more