Brianna segera menghapus air matanya. Ia menggeleng, mencoba menyangkal. “Siapa yang menangis? Tidak!” Tapi apa hendak dikata? Matanya kembali berair, bahkan bulirannya jatuh bermuara di pipinya. Dan sepertinya itu membuat Leon geram. “Jangan menangis, Brie. Kamu jelek kalau menangis!” Meski dikatakan dengan kejam, tapi sebelah tangan kanannya mengarah ke depan. Ibu jari dan telunjuknya merenggut dagu Brianna. Menyeka pipinya, hingga basah yang berlinang itu menghilang. “Ada masalah?” tanya Leon. Di saat seperti ini, Brianna sudah sangat ingin membuka mulut dan meluapkan apa yang terjadi pada pernikahannya. Namun, ia menahan diri dan memilih untuk menjawab, “Tidak.” Tapi sangkalan itu dirasanya sia-sia. Leon sepertinya mendengar percakapannya dengan Robert, karena pria itu tertawa lirih sebelum duduk di dekat Brianna. “Kamu bertengkar dengan suamimu?” “Tidak, Leon.” “Kalau tidak kenapa menangis?” desaknya. “Bukan urusanmu, dan kamu tidak perlu tahu!” “Ya, ya
Last Updated : 2025-12-17 Read more