Di tengah lamunannya, tiba-tiba Elena mendengar suara ramai di bawah. Keningnya langsung berkerut.“Apa itu Justin dan Mas Damar?”Dia menajamkan pendengarannya sembari bangkit dari ranjang, kemudian melangkah keluar kamar. Belum sampai di tangga, terdengar suara Justin memanggilnya.“Ma! Mama di atas?”“Iya, Justin! Sebentar, Mama turun!”Sebelum menuruni tangga, Elena melihat jam dinding. Hampir pukul delapan malam.Tiba di bawah, dia bergabung dengan putranya yang sudah duduk di ruang makan. Hanya Justin sendiri, tidak tampak suaminya.“Ini Ma, Justin bawa pizza.” Justin membuka kotak pizza setelah ibunya duduk di sampingnya.“Tadi kamu sama Papa jalan-jalan ke mall?”Dalam hati Elena merasa senang karena hubungan suami dan putranya tetap baik, tidak seperti dirinya.“Iya, Papa yang ajak ke mall. Justin lihat-lihat sepatu basket. Kalau Papa ke toko komputer, lihat laptop. Pulangnya mampir beli pizza.”Elena mengangguk-angguk. “Itu kamu pegang pizza, apa sudah cuci tangan?”Justin t
Huling Na-update : 2025-12-30 Magbasa pa