“Kalau bukan cemburu, lalu apa?”“Entahlah, Do. Aku tidak cemburu. Bukan seperti itu. Hanya merasa aneh. Hmm … aku bingung mengatakannya padamu.”Elena dan Aldo saling bertatapan. Dia berusaha memilih kata-kata yang tepat untuk menjelaskan karena tidak ingin Aldo salah memahami perasaannya.“Itu seperti … seperti …,” Elena menjeda ucapannya.“Seseorang masuk ke rumahmu, lalu mengambil alih semua tugasmu, dan tidak menyisakan sedikitpun untukmu …,” lanjutnya. “Ya, seperti itu yang aku rasakan sekarang.”Dan lambat-laun wanita itu menggantikan posisimu di tempat tidur, ucap Aldo dalam hati. Tapi, bukankah itu bagus?“Aku mengerti apa yang kamu rasakan, Sayang. Yah, kamu lihat saja nanti. Kalau menurut kamu tingkahnya semakin keterlaluan, tegur saja. Bagaimanapun itu rumahmu. Bahkan mertuamu tidak berhak sama sekali untuk mengatur rumah tangga kamu.”Elena mengalihkan pandangannya dari Aldo. Dia termenung memikirkan ucapan Aldo, dan pada akhirnya setuju dengan pemikiran pria itu.Untuk s
Huling Na-update : 2025-12-24 Magbasa pa