Justin menatap ibunya. “Tadi Justin sudah turun, Ma, karena lapar. Tapi Nenek malah mengomel karena Mama belum pulang. Justin malas mendengar panjang lebar ocehan Nenek.”“Ehmm … begitu ya. Sebentar deh, Mama ganti baju dulu. Setelah ini Mama temani kamu makan. Mama bawa steak untuk kamu.”Kedua alis Justin terangkat, wajahnya langsung cerah. “Benar, Ma?”Mendengarnya, Justin ingin segera turun dari ranjang, sebelum ucapan ibunya menghentikan gerakannya.“Tapi Mama ganti baju dulu. Kalau kamu sudah lapar, tidak apa-apa kamu turun sekarang. Nanti Mama menyusul.”Justin berpikir sejenak, kemudian membalas, “Justin tunggu Mama saja.”Setelah membersihkan muka dan berganti pakaian, Elena mengajak putranya turun. Sesampainya di ruang makan, tampak Ratih sudah duduk di sana.Dengusan napas Justin terdengar pelan. Dia memandang kesal ke arah neneknya, tetapi tetap menarik kursi karena sudah tersiksa dengan rasa lapar.“Kamu bawa apa, Len?” Ratih tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya.
Huling Na-update : 2025-12-18 Magbasa pa