Elena segera memutak otak, mencari alasan.“Ehm … itu Gilang, Bu.” Dia langsung teringat nama rekannya. “Orang kantor yang ikut ke Sidoarjo. Rumahnya searah, makanya kami pulang bareng.”“Oya, Bu. Apa Justin sudah berangkat?” tanyanya kemudian untuk mengalihkan perhatian ibu mertuanya.“Sudah. Setengah jam yang lalu.”“Ohhh …. Mila di mana? Kok tumben Ibu yang buka pintu?”“Tadi pagi Mila keluar bareng Damar.”Elena tertegun. Bukannya Sabtu Mila libur ya?“Entah ke mana pagi-pagi sudah pergi,” lanjut Ratih dengan bibir mencebik. “Bilangnya sih, disuruh lembur sama bosnya. Tidak tahu, dia bohong atau tidak. Ibu tidak paham lagi dengan anak itu.”Elena memerhatikan raut wajah Ratih, melihat kekesalannya. Namun dia tidak mau berkomentar. Toh ibu mertuanya sendiri yang membawa Karmila ke sini.“Aku masuk ya, Bu,” ucapnya sambil mengangkat travel bag.Baru beberapa langkah, suara Ratih terdengar di belakangnya.“Kamu dari luar kota, tidak bawa apa-apa, Lena?”Elena tersenyum geli, kemudian
Huling Na-update : 2026-01-16 Magbasa pa