Aldo membelai pipi Elena. Tatapannya menelusuri setiap detail wajah kekasihnya. Dari alis, mata, hidung, hingga bibir, dan akhirnya kembali pada sepasang mata Elena.“Apa kamu tahu,” ucapnya pelan, “aku sangat ingin bercinta denganmu.”“Do ….”“Jangan berpikir negatif dulu, Sayang. Bercinta bukan sekadar hubungan fisik, tetapi salah satu cara pria untuk mengungkapkan perasaannya, karena pria tidak pandai berkata-kata.”Elena tersenyum kecut. “Kamu belum cerita reaksi Justin mengenai hubungan kita. Aku benar-benar penasaran, Do.”“Apa lagi yang harus aku ceritakan? Aku yakin, kamu sudah bisa menebaknya. Justin mau kembali latihan dan meninggalkan rokok, asalkan kita tidak berhubungan lagi. Itu persyaratan yang dia minta.”“Seperti yang sudah aku duga.”“Itu permintaan wajar, Sayang. Seandainya salah satu orang tuaku berselingkuh, aku juga akan marah.”“Lalu apa yang harus kita lakukan, Do?”Aldo menatap Elena yang masih risau. “Apa kamu lupa dengan apa yang pernah aku bilang sebelumnya
Huling Na-update : 2026-01-27 Magbasa pa