"Teriak aja yang kenceng Jen, aku nggak akan melepaskanmu," jawab Arlo tidak akan membiarkan istrinya berlari meninggalkan dirinya. "Mama, Kak Arlo nakal nih," adu Jena kebetulan ada Bu Najwa. "Mana ada Ma, aku sedang menangkap istriku yang nakal," sanggah Arlo mencari pembelaan. "Kalau soal itu, kalian lanjutin di kamar saja, mama nggak ikut-ikutan," kata Bu Najwa tersenyum meninggalkan tempat. Hatinya menghangat melihat kebersamaan mereka yang makin akrab. "Baik Ma, laksanakan," jawab Arlo bersemangat. "Ayo sayang!" ujar pria itu semakin menjadi. "Mama, Kak Arlo nakal," seru Jena tak didengar sama sekali. "Pelan Arlo, istrimu sedang hamil.""Aman Ma," sahut Arlo berlalu menggiring istrinya masuk ke kamar. "Kak Arlo ini apaan sih, mama jadi salah paham.""Salah paham apanya, memangnya salahnya di mana suami istri masuk kamar.""Ya jangan gitu, orang kita nggak ngapa-ngapain juga.""Ya udah, bagaimana kalau kita ngapa-ngapain.""Kak Arlo! Macam-macam aku mau pisah kamar," anca
Last Updated : 2026-03-02 Read more