"Ayo jalan, kenapa lihatin mama kek gitu?""Ya Allah, Ma, tolonglah jangan gini, Arlo butuh hiburan sebentar, mau keluar nanti juga balik. Mama please ya turun!" kata Arlo memohon. "Mama antar saja, setelah ini mama langsung pulang. Maaf ya Arlo, mama tidak percaya sama kamu.""Oke, mama sayang, Arlo nggak jadi pergi," jawab Arlo kesal. Orang tuanya pasti akan ngereog kalau tahu dia mau ketemu sama Risa. Mana sudah di mobil saja, bagaimana caranya Arlo beralasan. "Kenapa tidak jadi, mama cuma nganterin loh, nggak ikut, mama mewakili Jena untuk mengawasimu."Arlo tengah mikir membuat alasan apa lagi agar ibunya tidak posesif begini ketika handphonenya berdering. Lama-lama dia bisa stress kalau urusan sendiri saja dikekang tak bebas lagi. Arlo langsung mengintip layar mengamankan ponselnya ketika tahu Risa yang menelponnya lagi. Jangan sampai ibunya tahu kalau mereka masih berhubungan baik. "Kenapa tidak diangkat? Ayo angkat, mana tahu penting.""Nggak kok Ma, nanti saja.""Ish, ko
Last Updated : 2026-02-21 Read more